Selasa, Maret 17, 2026
24.2 C
Indonesia

Mengapa THR Dipotong Pajak? Simak Skema Perhitungan PPh 21 untuk Karyawan

THR dan Pajak, Apa Hubungannya

Pajak THR karyawan swasta sering menimbulkan pertanyaan setiap menjelang hari raya karena banyak pekerja belum memahami cara hitung PPh 21 atas tunjangan tersebut.

Jawabannya jelas. THR termasuk penghasilan sehingga perusahaan wajib memotong PPh Pasal 21 atas pembayaran tersebut. Ketentuan ini berlaku karena undang-undang pajak memasukkan seluruh tambahan kemampuan ekonomis sebagai objek pajak, termasuk bonus, insentif, dan tunjangan hari raya.

Karena itu, ketika perusahaan membayarkan THR, bagian payroll akan menghitung ulang total penghasilan karyawan dalam tahun berjalan. Perhitungan inilah yang kemudian menentukan besar kecilnya potongan pajak.

Mengapa THR Tetap Dipotong PPh 21

Banyak karyawan mengira perusahaan mengenakan pajak tambahan khusus pada THR. Anggapan ini kurang tepat. Perusahaan tidak mengenakan pajak terpisah, melainkan menghitung ulang kewajiban PPh 21 berdasarkan total penghasilan bruto dalam satu bulan sesuai dengan PMK-168 tahun 2023.

Dalam sistem PPh 21 bulanan, perusahaan menghitung penghasilan yang diterima pegawai di bulan tersebut, lalu melakukan kalkulasi tarif efektif rata-rata berdasarkan Penghasilan Tidak Kena Pajak sesuai status perkawinan dan tanggungan. Setelah itu perusahaan menerapkan tarif tersebut atas Penghasilan bruto yang diterim,a oleh pegawai di bulan tersebut.

Ketika THR masuk sebagai tambahan penghasilan, total bruto meningkat. Kenaikan ini bisa mendorong lapisan tarif yang lebih tinggi. Dampaknya terlihat pada potongan pajak di bulan pembayaran THR.

Jadi, potongan pajak THR sebenarnya mencerminkan penyesuaian atas total penghasilan, bukan pungutan tambahan yang berdiri sendiri.

Cara Menghitung Pajak THR

Perusahaan memulai perhitungan dengan menjumlahkan gaji bulanan dan THR dalam satu masa pajak. Setelah itu bagian keuangan menghitung penghasilan neto dengan mengurangi biaya seperti iuran yang diakui sebagai pengurang.

Langkah berikutnya perusahaan mengkalkulasi tarif efektif rata-rata (TER) untuk pegawai tersebut sesuai Penghasilan Tidak Kena Pajak. Hasil kalkulasi tersebut menghasilkan PPh 21 yang harus dipotong oleh perusahaan sesuai ketentuan terbaru.

Untuk mengetahui potongan THR secara praktis, perusahaan bisa memanfaatkan fitur kalkulator PPh 21 sesuai ketentuan terbaru sehingga memudahkan penghitungan PPh 21 dan lebih praktis.

Karena metode ini menggunakan tarif efektif rata-rata (TER), besaran pajak setiap karyawan bisa berbeda walaupun nilai THR sama. Status PTKP, jumlah tanggungan, dan besaran gaji bulanan sangat memengaruhi hasil akhirnya.

Ilustrasi Sederhana Perhitungan

Bayangkan seorang karyawan menerima gaji tetap setiap bulan dan memperoleh THR sebesar satu kali gaji. Ketika perusahaan menghitung akumulasi penghasilan yang diterima pegawai di bulan tersebut yang berasal dari gaji bulanan dan THR, total bruto otomatis meningkat satu bulan gaji sehingga menimbulkan potensi PPh 21 yang dipotong lebih tinggi dari biasanya.

Jika sebelumnya penghasilan karyawan berada di batas tarif tertentu, tambahan THR bisa mendorong sebagian penghasilan masuk lapisan tarif berikutnya. Kondisi ini membuat potongan pajak pada bulan THR terasa lebih besar dibanding bulan biasa.

Namun setelah tahun pajak berakhir dan perusahaan menyusun bukti potong 1721-A1, total pajak yang dipotong tetap mencerminkan kewajiban sebenarnya sesuai penghasilan setahun penuh.

Dampak bagi Take Home Pay

Karyawan sering fokus pada jumlah THR yang diterima bersih. Padahal potongan pajak bergantung pada kondisi masing-masing. Karyawan dengan gaji lebih tinggi cenderung mengalami tambahan potongan lebih besar karena tarif progresif bekerja secara bertingkat.

Meski demikian, sistem ini menjaga prinsip keadilan. Pajak mengikuti kemampuan membayar. Semakin tinggi penghasilan, semakin besar kontribusi pajak yang harus dibayar.

Karena itu, karyawan sebaiknya melihat potongan pajak THR sebagai bagian dari kewajiban tahunan, bukan sebagai pengurangan khusus yang merugikan.

Peran Perusahaan sebagai Pemotong Pajak

Perusahaan memegang peran penting dalam menghitung dan memotong PPh 21 secara benar. Bagian HR dan keuangan harus memastikan data gaji, status keluarga, serta komponen penghasilan tercatat dengan akurat.

Kesalahan perhitungan bisa menimbulkan kurang potong atau lebih potong. Jika perusahaan memotong kurang dari seharusnya, karyawan tetap harus melunasi kekurangan saat melaporkan SPT Tahunan. Sebaliknya, jika terjadi lebih potong, karyawan dapat mengajukan pengembalian sesuai prosedur.

Karena itu, komunikasi antara perusahaan dan karyawan perlu berjalan terbuka agar setiap pihak memahami dasar perhitungannya.

Pentingnya Memahami Ketentuan Pajak

Di sisi lain, pemerintah tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan fiskal dan perlindungan daya beli melalui skema PTKP dan tarif progresif. Sistem ini memastikan pajak tidak membebani penghasilan di bawah ambang tertentu.

Dengan memahami cara hitung pajak THR, karyawan dapat merencanakan keuangan secara lebih matang, terutama menjelang hari raya ketika kebutuhan meningkat.

Hot this week

THR Kena Pajak atau Tidak? Ini Penjelasan PPh Pasal 21 yang Wajib Dipahami Karyawan Swasta

Menjelang hari raya, banyak karyawan mulai menantikan Tunjangan Hari...

Jangan Abaikan! Dalam Kondisi Ini Pemotong Pajak Tetap Wajib Membuat Bukti Potong PPh 21/26

Banyak perusahaan fokus pada kewajiban memotong dan menyetor pajak....

UMKM Salah Setor Pajak hingga Lebih Bayar? Ini Cara Aman Mengatasinya Agar Status Pajak Tetap Nihil

Banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini...

PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk Peserta Magang: Siapa yang Berhak dan Apa Syaratnya?

Program magang sering menjadi pintu awal bagi mahasiswa dan...

Faktur Pajak Salah Nominal? Ini Solusi Cepat agar Data Pajak Tetap Aman

Faktur pajak salah nominal sering terjadi ketika staf administrasi...

Topics

THR Kena Pajak atau Tidak? Ini Penjelasan PPh Pasal 21 yang Wajib Dipahami Karyawan Swasta

Menjelang hari raya, banyak karyawan mulai menantikan Tunjangan Hari...

Jangan Abaikan! Dalam Kondisi Ini Pemotong Pajak Tetap Wajib Membuat Bukti Potong PPh 21/26

Banyak perusahaan fokus pada kewajiban memotong dan menyetor pajak....

Faktur Pajak Salah Nominal? Ini Solusi Cepat agar Data Pajak Tetap Aman

Faktur pajak salah nominal sering terjadi ketika staf administrasi...

Gaji Tidak Dibayarkan, Apakah Kewajiban Lapor PPh 21 Tetap Berlaku?

Saat Perusahaan Tidak Membayar Gaji, Muncul Pertanyaan Soal Laporan...

Kebijakan Pajak Rumah Tangga Bisnis Perorangan: Aturan Baru yang Perlu Dipahami Pelaku Usaha

Kebijakan pajak rumah tangga bisnis perorangan mulai menjadi perhatian...

Cara Mudah Mengajukan Permohonan Pencabutan PKP di Coretax

Bagi banyak pelaku usaha, status Pengusaha Kena Pajak (PKP)...

Related Articles

Popular Categories