Rabu, April 1, 2026
20.1 C
Indonesia

Cara Buat Bukti Potong PPh 21 Pegawai Tetap Bulanan

Bagi banyak perusahaan maupun instansi Pemerintah yang punya kewajiban laporan PPh 21, pembuatan bukti potong pegawai tetap sering kali terasa rumit, selain karena harus dibuat tiap bulan tampilan aplikasi baru di coretax yang memutuhkan pemahaman dan adaptasi tentang aplikasi tersebut.

Di atas kertas, aturannya memang jelas. Namun di praktiknya, tidak sedikit Bendahara Pemerintah, HR, admin payroll, atau pemilik usaha yang sempat berhenti sejenak di depan layar, bertanya dalam hati: “Di menu mana ya membuat bukti potong PPh 21 di Coretax?” atau “Apakah harus dibuat setiap bulan, meski pajaknya nihil?”

Sejak penggunaan Coretax DJP, proses pembuatan bukti potong PPh 21 menjadi lebih terpusat dan terintegrasi. Ini kabar baik—karena data pegawai, perhitungan pajak, dan pelaporan kini berada dalam satu sistem. Tapi di sisi lain, perubahan ini juga menuntut penyesuaian. Cara yang dulu terasa familiar di aplikasi lama, kini berganti alur dan tampilan.

Kesalahan kecil, seperti memilih masa pajak yang keliru atau lupa menerbitkan bukti potong bulanan, bisa berujung pada laporan yang tidak lengkap. Padahal, bukti potong inilah yang menjadi dasar pelaporan SPT Masa dan juga pegangan pegawai saat nanti melaporkan SPT Tahunan mereka.

Melalui panduan ini, kita akan membahas cara membuat bukti potong PPh 21 pegawai tetap bulanan di Coretax dengan langkah yang runtut dan mudah dipahami. oke silahkan ikuti step by step cara buat bukti potong pph 21 pegawai tetap bulanan di coretax.

Step pertama silahkan buka coretax melalui tautan https://coretaxdjp.pajak.go.id dan klik Lanjutkan

Selanjutnya silahkan login dengan mengisi kolom ID Pengguna, Password dan Captcha sesuai kode yang muncul

Berikutnya jangan lupa terlebih dahulu silahkan lakukan impersonating ke akun yang diwakili dan silahkan pilih menu EbupotBukti Pemotongan Bulanan Pegawai Tetap

Untuk embuat bukti potong, silahkan pilih menu Create Ebupot MP

Lanjutkan dengan mengisi field berikut ini :

  • Field Masa Pajak : isi dengan masa pajak yang akan dibuatkan bukti potong
  • Field Pegawai Asing : Pilih Tidak jika pegawai adalah WNI
  • Filed NPWP : silahkan isi dengan NIK pegawai yang akan dipotong
  • Field PTKP : silahkan isi dengan status PTKP pegawai yang akan dipotong
  • Filed Jabatan : isi dengan jabatan pegawai yang diptong (misal Staff, Driver dll)
  • Field Fasilitas Pajak yang dimiliki oleh penerima penghasilan : isi dengan pilihan opsi Tanpa Fasilitas
  • Field Nama Objek Pajak : isi dengan pilihan Penghasilan yang diterima atau diperoleh Pegawai tetap
  • Field Penghasilan Bruto : isi dengan total penghasilan bruto yang diterima oleh pegawai di masa pajak tersebut

Berikutnya silahkan lanjutkan dengan scroll ke bawah dan isi :

  • Field NITKU / Nomor Identitas Sub Unit Organisasi : isi dengan opsi pilihan NITKU yang muncul sesuai pemotong pph 21 nya
  • Silahkan klik menu Submit

Selanjutnya pilih menu Belum Terbit (angka 1) kemudian pilih filter masa pajak (angka 2) dan silahkan pilih masa pajak sesuai bukti potong yang sudah kita buat, kemudian klik icon refresh (angka 3)

Selanjutnya akan muncul bukti potong yang sudah kita buat. Pilih bukti potongnya (angka 1) dan klik menu Terbitkan (angka 2) maka akan muncul notifikasi bahwa Data successfully issued

Berikutnya silahkan pilih menu Telah Terbit (angka 1) dan lakukan filter ulang (angka 2) dan pilih masa pajak sesuai dengan bukti potong yang diterbitkan. Maka akan muncul list bukti potong yang sudah berhasil diterbitkan.

sampai dengan step ini berarti anda sudah berhasil membuat bukti potong bulanan untuk pegawai tetap. semoga bermanfaat

Hot this week

Kabar Gembira! Penghapusan Sanksi Keterlambatan SPT Tahunan OP 2025: Panduan Kebijakan KEP-55/PJ/2026

Relaksasi Pajak 2026: Mengapa Ada Kebijakan Penghapusan Sanksi? Pemerintah baru...

Mengapa Memahami Objek PPh Itu Penting bagi Keuangan Anda?

Sebagai praktisi perpajakan, pertanyaan yang paling sering kami temui...

Memahami Siapa Saja yang Menjadi Subjek Pajak di Indonesia

Pernahkah Anda bertanya-tanya, apakah setiap orang yang tinggal di...

PKP Adalah Kunci Bisnis Naik Level: Kapan Harus Dikukuhkan dan Apa Dampaknya?

Banyak pelaku usaha fokus pada penjualan, tetapi sering mengabaikan...

PPh 21 DTP Magang Nasional: Peserta Terima Penghasilan Tanpa Potongan Pajak

Dukungan Nyata untuk Peserta Magang Nasional Kebijakan fiskal tidak hanya...

Topics

Kabar Gembira! Penghapusan Sanksi Keterlambatan SPT Tahunan OP 2025: Panduan Kebijakan KEP-55/PJ/2026

Relaksasi Pajak 2026: Mengapa Ada Kebijakan Penghapusan Sanksi? Pemerintah baru...

Mengapa Memahami Objek PPh Itu Penting bagi Keuangan Anda?

Sebagai praktisi perpajakan, pertanyaan yang paling sering kami temui...

Memahami Siapa Saja yang Menjadi Subjek Pajak di Indonesia

Pernahkah Anda bertanya-tanya, apakah setiap orang yang tinggal di...

PKP Adalah Kunci Bisnis Naik Level: Kapan Harus Dikukuhkan dan Apa Dampaknya?

Banyak pelaku usaha fokus pada penjualan, tetapi sering mengabaikan...

PPh 21 DTP Magang Nasional: Peserta Terima Penghasilan Tanpa Potongan Pajak

Dukungan Nyata untuk Peserta Magang Nasional Kebijakan fiskal tidak hanya...

THR Kena Pajak atau Tidak? Ini Penjelasan PPh Pasal 21 yang Wajib Dipahami Karyawan Swasta

Menjelang hari raya, banyak karyawan mulai menantikan Tunjangan Hari...

Jangan Abaikan! Dalam Kondisi Ini Pemotong Pajak Tetap Wajib Membuat Bukti Potong PPh 21/26

Banyak perusahaan fokus pada kewajiban memotong dan menyetor pajak....

Related Articles

Popular Categories