Site icon

Istri Mau Gabung NPWP Suami? Begini Cara Resminya & Kenapa NPWP Istri Harus Dinonaktifkan

Istri Mau Gabung NPWP Suami

Sudah nikah, punya penghasilan sendiri, dan bingung soal pajak? Aturan terbaru memberi opsi simpel: istri bisa gabung NPWP suami — tapi ada syarat penting: NPWP istri harus dinonaktifkan dulu.

Kenapa? Karena sejak regulasi baru — PER-7/PJ/2025 — sistem administrasi pajak di Indonesia dibangun berdasarkan “unit keluarga sebagai satu kesatuan ekonomi”. Bagi pasangan menikah yang memilih untuk digabung, NPWP istri dan suami tidak boleh aktif bersamaan.

Jika Anda sedang mempertimbangkan opsi ini, penting sekali memahami mekanisme, implikasi, serta cara melakukannya dengan benar agar tidak salah langkah. Yuk kita bahas secara lengkap

Apa Dasar Aturannya?

Beragam Keuntungan Jika Menggabungkan NPWP Istri ke Suami

Menggabung NPWP bukan sekadar formalitas — ada sejumlah manfaat nyata:

Bagi pasangan suami istri, opsi ini kerap memberi rasa lega — terutama jika salah satu bekerja sebagai karyawan atau penerima penghasilan tetap dan tidak memiliki perjanjian pisah harta.

Prosedur Resmi: Langkah Menonaktifkan NPWP Istri & Menggabung ke Suami

Berikut tahapan resmi yang perlu dilakukan jika Anda memutuskan untuk bergabung:

Mulai periode pajak berikutnya, pelaporan pajak dilakukan atas nama suami saja (SPT Tahunan), mencakup seluruh penghasilan keluarga

Apa Yang Harus Dipahami Sebelum Memilih Gabung?

Meskipun proses terlihat mudah dan menawarkan kemudahan, ada beberapa hal penting yang wajib diketahui:

Pastikan data NIK dan nama seluruh anggota keluarga tercatat dengan benar di Coretax supaya riwayat pajak, bukti potong, dan pelaporan tidak bermasalah.

Kasus Praktis & Tips

Misalnya, Ibu Lina sudah memiliki NPWP karena bekerja sebelum menikah. Setelah menikah, Lina dan suaminya memutuskan untuk menggabungkan NPWP. Berikut langkah yang benar:

Dengan cara ini, administrasi pajak keluarga jauh lebih sederhana — tanpa risiko NPWP ganda atau bentrok data.

Kenapa Aturan Ini Bermanfaat di Era Coretax?

Sistem pajak terus berkembang agar lebih efisien dan adil. Dengan Coretax, DJP ingin menyederhanakan data keluarga, melacak penghasilan anggota keluarga, dan memastikan kepatuhan secara kolektif.

Penggabungan NPWP istri ke suami membantu mengurangi kompleksitas administrasi — baik untuk WP maupun untuk DJP. Hal ini selaras dengan filosofi bahwa “keluarga adalah satu kesatuan ekonomi”

Kesimpulan

Penggabungan NPWP istri ke suami adalah pilihan strategis dan sah secara hukum — asal dilakukan sesuai prosedur resmi: NPWP istri dinonaktifkan dahulu, lalu data keluarga diperbarui di Coretax.

Bagi pasangan yang ingin administrasi pajak simpel dan jelas, ini opsi yang tepat. Tapi pastikan: proses penonaktifan & pendaftaran keluarga dilakukan dengan benar agar tidak ada masalah pajak di kemudian hari.

Dengan memahami dan mengikuti aturan terbaru, Anda bisa menjalankan kewajiban perpajakan dengan tenang, tertib, dan ramah keluarga.

Exit mobile version